Tampilkan postingan dengan label Game. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Game. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Februari 2017

5 Game Engine HTML5 Paling Populer

Berkembangnya internet membawa angin segar untuk perkembangan web game. Ini juga diikuti dengan meningkatnya spesifikasi teknologi internet yang diterapkan oleh standar W3C. HTML5 dianggap sebagai teknologi web paling mutakhir saat ini. Ia memungkinkan kita untuk mengembangkan game berbasis web dengan lebih mudah.


Tidak heran pula, saat ini banyak bermunculan game engine yang juga tidak lupa memberikan support pada platform berbasis HTML5. Bahkan, banyak diantaranya telah berdedikasi untuk fokus ke teknologi HTML5 saja. Kira-kira, game engine apa sajakah yang populer untuk mengembangkan web game?

Simak penjelasan 5 besar berikut ini.

1. Construct 2
Anda sekarang dapat membuat permainan canggih tanpa harus menulis kode. Construct 2 menggunakan mekanisme event-driven yang dirancang sedemikian rupa, membuat pengembangan permainan Anda terasa lebih cepat dan mudah.

Program ini dapat diperoleh dengan lisensi gratis (terbatas), ataupun Personal ($119) dan Bisnis ($399). Lisensi gratis patut dicoba sebelum anda memutuskan untuk memilih Construct 2 sebagai game engine anda.


2. ImpactJS
ImpactJS adalah game engine berbasis JavaScript yang memungkinkan Anda untuk mengembangkan game HTML5 yang dapat berjalan pada desktop dan juga mobile browser.

ImpactJS dapat berjalan pada semua browser yang mampu HTML5: Firefox, Chrome, Safari, Opera dan bahkan Internet Explorer 9. Engine ini juga sudah terbukti berjalan dengan baik di iPhone, iPod Touch dan iPad. Dengan semua kelebihan ini, lisensi ImpactJS dibandrol dengan harga $99.

3. EaselJS
EaselJS menyusun seluruh elemen secara bertingkat, sehingga memungkinkan Anda untuk bekerja dengan seluruh elemen pada kanvas sebagai objek hierarkial. Tersedia pula kerangka sederhana untuk menangani interaksi mouse pada tiap elemen tersebut.


Engine ini adalah pilihan yang tepat jika Anda datang dari latar belakang Flash / AS3, karena EaselJS banyak terinspirasi oleh Flash. Hadir dengan lisensi MIT, sehingga anda dapat menggunakannya secara gratis untuk keperluan personal ataupun komersial. Fitur-fitur yang bisa diperoleh antara lain:
  • Rich HTML5 Content
  • Canvas Display Objects
  • Object Nesting
  • Mouse Interaction Model
  • Familiar Approach for Devs
4. Phaser
Phaser adalah salah satu game framework open source untuk platorm HTML5. Diimplementasikan dengan Pixi.js untuk mendukung WebGL dan Canvas rendering, serta mendukung browser desktop ataupun mobile. Permainan yang dibuat denga Phaser juga dapat dikompilasi untuk iOS, Android dan aplikasi desktop.

Ribuan pengembang di seluruh dunia menggunakan Phaser. Mulai dari personal dan lembaga digital multi-nasional, hingga ke sekolah-sekolah dan universitas. Meskipun terbilang engine baru, Phaser telah banyak dikenal karena kepopulerannya. Bahkan saat ini terbilang ada 7000+ pengembang game yang berlangganan newsletter dari Phaser.

5. Pixi.js
Pixi.js adalah render library untuk HTML5 yang akan memungkinkan Anda membuat aplikasi grafis interaktif lintas platform, serta menciptakan game anda sendiri tanpa harus mempelajari sulitnya WebGL API dan berurusan dengan kompatibilitas perangkat browser.


Pixi.js memiliki dukungan WebGL penuh dan secara otomatis akan menggunakan kanvas HTML5 jika diperlukan. Komponen Pixi renderer memungkinkan setiap orang untuk menikmati kekuatan akselerasi hardware tanpa pengetahuan WebGL. Sebagai platform, Pixi.js adalah alat yang cukup hebat dan menyenangkan untuk membuat konten interaktif, terutama bagi yang pernah belajar Adobe Flash dalam beberapa tahun terakhir.

Read more

Selasa, 31 Januari 2017

Membuat Game HTML5 : Cara Kerja Multi-Player Game (Komunikasi Antara Client Dan Server)


Awalnya terasa terheran ketika melihat semua komputer dapat melihat wajah tampilan yang sama. Padahal, pemainnya ada puluhan sampai ratusan! Bagaimana bisa server melayani klien sebanyak itu dengan biaya pribadi?

Baru-baru ini saya paham, ternyata bayangan mekanisme komunikasi antara klien dan server pada game multiplayer salah tergambar di otak saya. Jadi, bagaimana sebenarnya mekanisme komunikasi antara server dan para kliennya?

Awalnya saya pikir gambar yang muncul di monitor adalah gambar yang sudah diproses di server, lalu dikirim ke kita. Padahal, sebenarnya semua gambar tersebut diproses langsung oleh komputer kita masing-masing. Biar lebih jelas, kita mulai dengan melihat ilustrasi mulai dari awal kita mengklik tombol start pada game multiplayer.

Semua data pemain berada di server dan juga klien, misalnya nama, koordinat pemain dan beberapa aktivitas yang sedan dilakukan oleh pemain. Namun, server mungkin tidak akan membagikan data spesifik yang bersifat privat bagi tiap pemain.

Ketika pemain datang, data pemain baru tersebut akan ditambahkan ke server. Selanjutnya server mengirimkan data pemain lain yang sedang aktif dan sudah memulai terlebih dulu kepadanya. Tidak sampai disitu, pemain lain juga harus tahu, bahwa ada pemain baru, ya. Jadi, server juga perlu mengirim data pemain baru kepada para klien lama-nya.

Sementara itu, proses kontrol player dan semua event yang terjadi dalam permainan juga akan dibagikan secara menyeluruh.

Server sama sekali tidak memproses gambar apapun. Tugas server di sini hanyalah menyiarkan event yang terjadi oleh setiap player. Misalkan kita menekan tombol DOWN, yang terjadi adalah:
- Update data posisi player
- Kirim pemberitahuan ke server
- Update gambar tampilan
- Server menyebarkan pemberitahuan ke yang lain
- Pemain lain mengupdata data posisi kita di komputer mereka
- Update gambar tampilan mereka

Sampai disini sudah cukup terbayang, bukan?
Yap, bagus. Jika sudah, nanti kita akan mulai belajar membuat game multi-player pertama kita. Eits, tapi mimin selesaikan dulu ya, tutorial Node.js dan Socket.io nya.
Read more

Membuat Game HTML5 : Mengontrol Objek Dengan Keyboard


Javascript benar-benar tidak ada bahasa yang sempurna untuk dikolaborasikan dengan web browser. Meskipun hanya sebatas script, javascript cukup kaya akan fitur yang terintegrasi dengan baik. Keberadaannya sama sekali tidak mengurangi performa eksekusi, namun justru meningkatkan estetika dan kehandalan sebuah halaman web. Salah satu bentuk kesempurnaan ini adalah mekanisme event-driven yang mudah dikustomisasikan.

Saat membuat game, wajib hukumnya untuk mengetahui bagaimana memperoleh event dari keyboard atau mouse, sehingga kita bisa menentukan bagaimana proses kontrol aktor yang terlibat dalam game. Untuk tutorial kali ini, kita akan khusus membahas tentang event keyboard terlebih dahulu.

Sebelum beranjak ke topik utama, kita harus membuat kelas untuk objek yang akan dikontrol. Kita namakan sebagai kelas Player. Bentuknya cukup sederhana, ia hanya berproperti x dan y yang merepresentasikan posisi objek saat ini.

function Player(x,y){
this.x = x;
this.y = y;
}

Kita akan membuat sebuah sample objek Player ketika inisialisasi berlagsung. Contoh ini akan membuat objek player dengan koordinat awal (100,100).

Tidak lupa, sebuah fungsi khusus dibuat untuk me-refresh gambar pada canvas. Fungsi ini akan dieksekusi melalui interval 30ms. Jangan kawatir, nilai ini sudah umum, kok.

var player;
window.onload = function(){
...
player = new Player(100,100);
setInterval(Draw, 30);
};

function Draw(){
context.clearRect(0,0,canvas.width,canvas.height);
context.fillRect(player.x,player.y,10,10);
}

Nah, sekarang saatnya kita menulis kode untuk memproses event dari keyboard. Cara termudah untuk mengontrol aktor dengan keyborad adalah dengan memasang handler window.onkeydown(). Fungsi ini akan dipanggil setiap kita menekan salah satu tombol keybord. Setelah dilepas, browser selanjutnya secara otomatis akan memanggil handler window.onkeyup().

Sebuah argumen berupa objek KeyboardEvent akan diberikan ke fungsi handler yang dipanggil. Dalam argumen ini terdapat detail mengenai event yang tengah berlangsung. Properti keyCode dalam argumen tersebut adalah kunci utama dalam mekanisme kontrol yang akan kita lakukan. Nilai ini akan menunjukkan kode representatif posisi tombol keyboard penghasil event.

window.onkeydown = function(evt){
switch (evt.keyCode){
case 37: //tombol panah kiri?
player.x -= 3;
break;
case 38: //tombol panah atas?
player.y -= 3;
break;
case 39: //tombol panah kanan?
player.x += 3;
break;
case 40: //tombol panah bawah?
player.y += 3;
break;
default:
break;
}
};

Jika butuh pencerahan, saya sarankan untuk mengunjungi link berikut:
https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/API/KeyboardEvent



Full code example:
<html>
<head>
<title>Game HTML5</title>
<style type='text/css'>
html,body {
width:100%;
height:100%;
border:0;
margin:0;
padding:0;
overflow:hidden;
}
canvas {
border:1px solid red;
}
</style>
<script type='text/javascript'>
var canvas;
var context;
var player;

function Player(x,y){
this.x = x;
this.y = y;
}

window.onload = function(){
canvas = document.getElementById("gameCanvas");
context = canvas.getContext("2d");
window.onresize();
player = new Player(100,100);
setInterval(Draw, 30);
};

window.onresize = function() {
canvas.width = window.innerWidth;
canvas.height = window.innerHeight;
};

window.onkeydown = function(evt){
switch(evt.keyCode){
case 37:
player.x -= 3;
break;
case 38:
player.y -= 3;
break;
case 39:
player.x += 3;
break;
case 40:
player.y += 3;
break;
default:
break;
}
};

function Draw(){
context.clearRect(0,0,canvas.width,canvas.height);
context.fillRect(player.x,player.y,10,10);
}
</script>
</head>
<body>
<canvas id='gameCanvas' width='100%' height='100%'></canvas>
</body>
</html>

Masih belum puas dengan tutorial yang satu ini? Tunggu saja postingan selanjutnya yang lebih greget, ya.
Read more

Membuat Game HTML5 : Menyesuaikan Ukuran Canvas Otomatis


Pada umumnya ukuran canvas pada game adalah menyesuaikan ukuran laman browser. Masalahnya ukuran ini akan selalu berbeda dan sewaktu-waktu dapat berubah saat run-time. Padahal, ukuran canvas harus diatur dengan nilai absolut, sesuai dengan ukuran laman browser. Untuk itu, kita harus memasang fungsi callback method window.resize(). Fungsi tersebut akan dieksekusi setiap kali windows berubah ukuran.

Agar tampilan laman responsif, kita sebaiknya juga mengatur beberapa properti dari elemen html dan tag <body>. Dengan pengaturan ini, ukuran body akan selalu menyesuaikan ukuran laman browser.

html,body {
width:100%;
height:100%;
border:0;
margin:0;
padding:0;
overflow:hidden;
}

Setiap browser mungkin memiliki konfigurasi margin dan padding untuk body yang berbeda-beda. Kita sama sekali tidak membutuhkan properti ini. Dengan mengatur kedua nilai ini menjadi 0, tampilan keseluruhan akan menjadi fullscreen. Saat properti width dan height dari body diatur ke nilai 100%, akan terlihat 2 scrollbar muncul di sisi kiri dan bawah laman browser. Hilangkan dengan memasang properti overflow:hidden.

Setiap window mengalami resize, browser akan mengubah nilai properti innerWidth dan innerHeight. Kedua nilai inilah yang menjadi acuan untuk secara otomatis menyesuaikan ukuran canvas.

window.onresize = function() {
canvas.width = window.innerWidth;
canvas.height = window.innerHeight;
};

Terakhir, agar proses resize juga dilakukan otomatis di awal saat inisialisasi, panggil method window.onresize() di bagian inisiaisasi.

window.onload = function(){
...
window.onresize();
...
};

Contoh lengkap source codenya ini, bro.
<html>
<head>
<title>Game HTML5</title>
<style type='text/css'>
html,body {
width:100%;
height:100%;
border:0;
margin:0;
padding:0;
overflow:hidden;
}
canvas {
border:1px solid red;
}
</style>
<script type='text/javascript'>
var canvas;
var context;

window.onload = function(){
canvas = document.getElementById("gameCanvas");
context = canvas.getContext("2d");
window.onresize();
context.fillStyle = "red";
context.fillRect(10,10,20,20);
};

window.onresize = function() {
canvas.width = window.innerWidth;
canvas.height = window.innerHeight;
};

</script>
</head>
<body>
<canvas id='gameCanvas' width='100%' height='100%'></canvas>
</body>
</html>

Eksperimen apa lagi yang akan kita lakukan selanjutnya?
Tetap update bersama Komputoo!
Read more

Membuat Game HTML5 : Canvas


Karena game komputer sudah mainstrem, saya akhirnya tertarik dengan pengembangan game berbasis web yang bisa dimainkan lewat browser secara multiplayer. Saya pun mulai memperdalam Javascript yang sudah lama saya tinggal dan mulai sedikit terlupakan. Berencana membuat game multiplayer mengharuskan saya menguasai pemrograman server-side, itu membuat saya berkenalan dengan Node.js dan Socket.io. Di postingan sebelumnya saya sempat menyinggung mengenai kedua komponen ini, silahkan baca saja jika tertarik.

Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai kedua komponen itu tadi, kita akan melompat ke segmen lain, yaitu mengenai canvas. Canvas adalah satu-satunya media yang efektif digunakan untuk menggambar di game berbasis web. Canvas bisa dibuat secara langsung dengan menuliskan tag <canvas> di source code HTML kita. Cara lain bisa dilakukan dengan appendElement dari javascript.

Yuk, kita liat contoh penggunaan canvas seperti apa...

<html>
<head>
<title>Game HTML5</title>
<style type='text/css'>
canvas {
margin:5px; border:1px solid red;
}
</style>
<script type='text/javascript'>
(taruh script di sini)
</script>
</head>
<body>
<canvas id='gameCanvas' width='300' height='300'></canvas>
</body>
</html>

Penting untuk menentukan properti width dan height di element canvas. Kemarin saya sempat tidak tahu soal ini. Yang terjadi adalah, ketika menggambar dengan mouse, posisi koordinat gambar menjadi tidak sesuai. Untuk sementara, pada kesempatan ini kita atur panjang dan lebarnya 300 piksel. Di kesempatan lain, saya akan menunjukkan bagaimana menyesuaikan ukuran canvas otomatis, sesuai dengan lebar browser.

Proses inisialisasi game, dilakukan saat browser selesai meload semua resource dari server. Ketika al ini terjadi, browser akan memanggil method window.onload() jika ada. Tugas kita adalah membuat fungsi yang harus dieksekusi pada saat inisialisasi dan memasangnya pada bagian ini.

Contoh sederhana berikut akan menggambar persegi 20 x 20 piksel di canvas pada koordinat (10,10).

var canvas;
var context;

window.onload = function(){
canvas = document.getElementById("gameCanvas");
context = canvas.getContext("2d");
context.fillStyle = "red";
context.fillRect(10,10,20,20);
};

Sebelum dapat menggambar, element beserta konteksnya harus diketahui dulu. Elemen bisa diketahui dengan metode yang biasa dipakai saat merancang web. Selain getElementById, anda juga bisa menggunakan getElementsByClassName atau getElementsByTagName, tapi saya akui cara termudah adalah dengan menentukan id untuk canvas yang akan digunakan. Selnjutnya, daapatkan konteks canvas. Konteks inila yang menjadi objek perantara untuk menggambar di permukaan elemen canvas.

context = canvas.getContext("2d");

Sekarang, gambar kotaknya. dengan fillRect, ya
prototype:
void ctx.fillRect(x, y, width, height);

context.fillStyle = "red";
context.fillRect(10,10,20,20);



Jika ingin menggambar teks, gunakan fillText.
prototype:
void ctx.fillText(text, x, y [, maxWidth]);

ctx.font = '48px serif';
ctx.fillText('Hello world', 50, 100);


Untuk menggambar bidang lain, atau jika ingin memanipulasi konteks canvas lebih jauh lagi, baca dokumentasi berikut. Lengkap banget, lho.
https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/API/CanvasRenderingContext2D

Ditunggu tutorial selanjutnya, ya.
Read more

Ekstensi Chrome Untuk Mempercepat Slither.io

Akhir-akhir ini saya kegilaan main Slither.io, itu semenjak saya berhasil jadi peringkat pertama beberapa hari yang lalu. Di awal mencoba, rasanya sulit sekali mencapai skor di atas 10 ribu, tapi sekrang itu bukanllah sesuatu yang sulit lagi. Yang membuat saya sering kalah adalah masalah lag, entah itu karena koneksi ataukah browser, atau mungkin juga memang wajar seperti ini kali, ya.



Herannya, game serupa, seperti Wormax.io dan Oceanar.io yang memiiliki kualitas grafis yang lebih bagus justru lancar jaya saat dimainkan. Hmm, entahlah. Saya sudah tidak memikirkan itu lagi. Saya sudah menemukan rahasia untuk mengatasi lag saat bermain game ini, yaitu dengan menggunakan bantuan ekstensi browser Google Chrome.

Ekstensi ini mengizinkan kita untuk menggunakan kualitas grafis lebih rendah, sehingga proses rendering pada browser akan lebih cepat. Selain itu, beberapa ekstensi juga menyediakan fitur khusus lain, contohnya kita bisa memilih server yang sesuai dengan keinginan kita. Jika server yang terpilih otomatis terasa lambat, kita bisa mencoba bermain dari server lain yang sekiranya lebih cepat. Yang paling seru, kita bisa zoom tampilan game, kini tidak perlu kawatir berlari kencang, tanpa takut dicegat pemain lain di depan. ehehe...


Berikut adalah ekstensi-ekstensi yang bisa anda coba:

1. SlitherPlus (dari slitherplus.org)
2. Slither.io Mods, Zoom, Unlock Skins, Bots (dari slither-io.org)
3. Slither.io Mods, Zoom, Create Skins (dari slithere.org)

Selamat Mencoba...
Read more

Senin, 09 Januari 2017

Pengalaman Membuat Game dengan Game Editor

Pas login Mediafire, melihat kumpulan berkas, terlihat salah satu berkas yang namanya membuat penasaran. Namanya "2012.rar". Setelah dibuka, ternyata...


Ini adalah berkas project game yang belum terselesaikan semenjah tahun 2012 lalu. Dulu, saya pernah tertarik untuk terjun di pengembangan game. Tapi saya sedikit malas, ternyata membuat game tidak semudah bayangan saya. Di antara banyak software game engines/game creator, Game Editor adalah pilihan saya. Kenapa?

Karena Game Editor mudah digunakan, tidak banyak menu dan kelengkapan aplikasi yang terlalu spesifik untuk dipelajari. Alhasil, hanya dalam beberapa bulan, semenjak saya mempelajari program ini, game pertama pun mulai saya buat, judul gamenya adalah "Hohoo". :v

Bercerita tentang kejahatan raja iblis yang mencoba menguasai dunia. Ia mengubah seluruh hantu menjadi setengah hidup. Dengan bala tentara hantunya, ia akan menyerang dunia. Namun, sebelum ia melakukannya, hantu-hantu itu harus masuk portal untuk dapat berubah menjadi hantu yang hidup seutuhnya. Untuk mencegah hal ini terjadi, kita harus membunuh hantu-hantu tersebut sebelum memasuki portal. :v

Kenampakan game nya bisa dilihat di bawah ini..



Tertarik untuk mencoba game ini, atau melanjutkan project ini? Silahkan download source sekaligus executable gamenya di bawah ini. Semua properti, kecuali musik dan suaranya, saya berikan tanpa lisensi atau syarat apapun. Bisa dibilang, game ini public domain dan bebas digunakan untuk tujuan apapun. hehehe


Read more

Jumat, 06 Januari 2017

Main Game Online Sambil Beriklan : Solusi Gratis Beriklan Tanpa Modal

slither.io

Slither.io adalah salah satu game multiplayer yang sedang banyak digandrungi saat ini. Kesederhanaan game ini kelihatannya sama sekali tidak menjadi masalah. Banyaknya pemain online lain menjadikan permainan semakin seru. Setiap online, rata-rata ada 500 pemain sedang aktif tiap servernya. Jika skor kita masuk 10 besar, nama kita akan terpampang di bagian kanan atas, dilihat oleh seluruh pemain. Melihat potensi ini, saya mencoba bereksperiman untuk mengganti nama tampilan dengan URL ke salah satu situs saya. Yang benar saja, 3 hari permainan berlangsung membawa trafik pengunjung ke situs tersebut.
game ads traffic

Selain slither.io, saya juga coba untuk sedikit iseng-iseng bermain di game serupa lainnya; yaitu wormax.io dan splix.io. Namun sepertinya, media paling efektif adalah slither.io, karena banyak pemain yang berasal dari Indonesia.

Kesimpulannya, beriklan melalui perantara game online juga lumayan efektif. Tapi, ingat, bermain saja tidak cukup, ya. Kita harus berusaha menjadi pemain terbaik untuk melihat pesan iklan kita terpampang pada leader board 10 besar.
Read more

Senin, 15 September 2014

Inkscape : Software Paling Tepat Untuk Membuat Animasi Game


Membuat game awalnya sangat membingungkan, karena banyak sekali hal yang harus dipersiapkan. Salah satu hal yang awalnya membuat kita ragu adalah memilih software untuk membuat animasi sprite. Saya pun juga demikian, tapi saya beruntung karena saya telah menemukan software yang tepat untuk membuat animasi game saya.


Menurut saya, memilih software untuk membuat animasi sprite game perlu memperhatikan hal-hal berikut..

1. Format gambar
Menurut saya, software pembuat animasi untuk game yang bagus adalah software yang mendukung format Portable Network Graphic(PNG) secara menyeluruh, karena format gambar PNG yang didukung secara menyeluruh membuat gambar yang kita gunakan terlihat halus.
2. Lengkap
Kata lengkap sebenarnya relatif, tapi kriteria apakah software tersebut free, dapat menjadi nilai tambah.
3. Desain vektor atau bitmap?
Ya, kalau boleh memilih, keduanya bisa, tapi yang paling utama adalah software desain grafik vektor.

Dari ketiga kriteria di atas, saya menemukan beberapa software dan mencobanya satu per satu:
Co**l draw : Fiturnya lengkap, namun sayang, ini bukan free software. Format PNG di dukung, tapi tidak sepenuhnya, bisa dilihat, bagian gambar kurang halus dan bagian pinggirnya terlihat banyak noda, sehingga nampak kurang realistik.
G**e Maker's sprite editor: Sempurna, format PNG didukung sepenuhnya, namun sayang desainnya mirip dengan M****soft Paint, sehingga saya agak merasa kesulitan. Selain itu, saya hanya berorientasi pada GameEditor, jadi saya agak kerepotan membuka tutup program ini.
InkScape: Em, sempurna. Saya kira tidak perlu saya jelaskan, software inilah yang tepat untuk membuat sprite sesuai dengan semua kriteria. Ya, walaupun agak sulit, tapi saya puas dengan hasilnya, karena saya lebih mempriorotaskan kualitas gambar yang bersih.


Langkah Membuat Animasi Sprite di Inkscape
Pertama, atur dimensi kotak,yaitu panjang(W) dan lebar(H) kotak, usahakan dalam bentuk bilangan bulat(tanpa koma). Selanjutnya pastikan kotak tersebut dalam posisi X=0 dan Y=0. Jika sudah, gambarlah frame pertama dalam kotak tersebut.

O, iya. Atur juga kotak tersebut, agar backgroundnya transparan(none).




Jika frame pertama telah dibuat, frame kedua akan jauh lebih mudah lagi. Cukup duplicate(copy/paste) kotak sekaligus gambar di dalamnya ke posisi berikutnya. Contohnya seperti gambar berikut…


Terserah bagaimana mengatur agar gerakan gambar terlihat nyata. Yang terpenting adalah posisi penempatan kotak.
Jika sudah, seleksi semua kotak. Ingat, hanya kotaknya saja!
Contohnya seperti gambar berikut ini...

Dan selanjutnya atur outline/stroke agar transparan/none..

Nah, kita sudah mendekati tahap akhir. Tahap akhir itu adalah ekspor. Yaitu melalui File -> Export. Jika merasa gambar terlihat terlalu besar, kita bisa merubah Width dan Height pada kotak dialog export, tanpa harus takut kehilangan kualitas gambar..

Ini dia hasilnya. Setiap pixelnya terlihat halus dan sempurna :v

Bahkan saat dipakai dalam Game Editor pun tetap terlihat jernih.. :)

Bagaimana? mudah kan?
Tidak semua yang berkualitas itu harus mahal. Cukup pakai Inkscape, kita bisa membuat sprite dengan kualitas sempurna, tanpa harus membeli atau membajak softwarenya. Hehhehe
Selamat mencoba :)
Read more

Jumat, 08 Agustus 2014

Teknik Dasar Cheating Game dengan Cheat Engine

 
Bermain game memang menyenangkan, tapi belum seru kalau belum pakai cheat. Sebelum bisa dikatakan jadi master game, kita harus bisa nge-cheat dulu.Salah satu teknik cheating yang paling banyak dipakai adalah dengan menggunakan software Cheat Engine.
Teknik dasar cheating cukup sederhana, kita misalkan bahwa skor adalah yang akan kita ubah, maka yang harus kitalakukan adalah sebagai berikut.

1. BukaCheatEngine->File->Open process
Dalam tahap pertama ini, pilihlah proses yang berkaitan dengan game yang ingin kita cheat.

2. Mencari nilai di memori yang mirip dengan skor game

next:
Biasanya tipe nilai yang digunakan untuk skor dan nilai yang besar adalah 4 byte, so kita pilih 4 byte.





hasil pencarian:

3. Mengubah skor di game kita




Dengan mengubah skor game, nilai yang disimpan pada memori juga ikut berubah pula

4. Melihat perubahan nilai di memori yang searah dengan perubahan skor di game.
Jika yang sama ada 2 atau lebih, ubah sajake semuanya. Jika yang ditemukan terlalu banyak dan sulit ditemukan nilai yang mengalami perubahan, lakukan "next scan" untuk memfilter hasil yang sesuai. Seperti di bawah ini:
Dan seperti inilah hasil filternya:
5. Ubah nilai
Klik kanan pada nilai yang ingin diubah -> Change value








6. Selesai, lihatlah! skor ikut berubah!






NB:
Pada beberapa game dan sebagian besar game online, teknik cheating ini mungkin akan gagal, karena pengembangnya sudah memikirkan suatu cara untuk menghindari cheat. Oleh karena itu, untuk percobaan pertama, cobalah game-game kecil terlebih dahulu.




Read more

Rabu, 18 Juni 2014

Tips Bermain Modoo Marble


 
Modoo Marble adalah game monopoly terbaik (menurut saya). hehehe :D
Dan yang lebih keren lagi, game ini buatan Indonesia. wowowow... Sebuah karya yang hebat untuk ukuran game. Mari kita acungkan jempol untuk programmernya (y)
Kalau ada yang belum kenal, saya rekomendasikan sekali untuk segera mencobanya. Dijamin anda bakalan ketagihan. :D

Kelebihan dari game ini dibandingkan game monopoly lain adalah tampilan dan sistem permainannya yang dibuat berbeda dengan game monopoly lain. Selain itu game ini dimainkan secara online, sehingga bisa lebih seru bersaing dengan pemain online yang lain.

Sebelum bermain lebih jauh, akan lebih baik jika kita mengetahui beberapa tips berikut. Yang saya lihat di TKP, banyak yang menghiraukan hal sepele seperti ini, sehingga peluang kalah mereka semakin besar.

1. Jangan membangun kota secara penuh di deret bawah
Bagian bawah memiliki harga yang relatif murah, sehingga jika lawan turun di area ini, mereka tentu akan mengambil alih kota dan membangun landmark. Hal ini berbeda jika kita membangun bangunan secara penuh di bagian lain, maka kemungkinan lawan akan kehabisan uang sebelum mengambil alih kota kita. Tapi, kalau musuh dalam keadaan "kismin", anda boleh membangun kota secara penuh, karena kemungkinan besar uang mereka akan habis ketika turun di area ini.

2. Prioritaskan daerah tourism
Banyak yang menyepelekan hal ini sehingga, pemain mengalami kekalahan yang besar akibat tourism monopoly. Kekalahan yang didapatkan adalah sebesar 3x aset, tapi dalam room VIP, sebesar 5x, bisa dibayangkan jika kalah karena tourism monopoly dalam room VIP :D

3. Lebih baik menyatakan bangkrut
Ada beberapa alasan kenapa menyatakan bangkrut lebih baik daripada melanjutkan permainan, yaitu: a. Lawan segera memengkan permainan dengan keadaan tourism monopoly atau triple monopoly.
b. Peluang menang sedikit(dapat dilihat dengan membandingkan jumlah bangunan)
c. Teman bangkrut/kalah saat bermain team match

4. Jangan bermain saat koneksi sedang buruk
Sistem permainan dalam Modoo Marble agak berbedadengan permainan lain. Disini kita tidak diizinkan untuk berhenti saat di tengah permainan sedang berlangsung. Saat kita berhenti, aktor kita akan berjalan secara otomatis (autoplay). Dalam hal ini kemungkinan kalah sangat besar, karena musuh dapat memanfaatkan ini untuk menguras semua netmarble kita. Saat koneksi buruk, terkadang game akan keluar dengan sendirinya dan aktor bermain secara otomatis, sehingga hal ini sangat beresiko.

5. Jangan bermain dengan sembarang lawan.
Jangan pernah berani bermain dengan lawan yang memiliki level sangat jauh dari kita, apalagi dengan lawan berkartu legend, sedangkan kita hanya berkartu normal, sudah dipastikan kita akan kalah. Lebih baik bermain dengan lawan dengan level sama atau setidaknya tidak jauh berbeda dengan level kartu kita. Kecuali dalam team match, kita masih berani jika partner team kita memiliki kartu berlevel tinggi.

6. Pindah room saat netmarble mencukupi
Jika uang mencukupi, segera pindahlah ke ruang lebih tinggi, sehingga netmarble kita segera terkumpul banyak, dan dapat digunakan untuk membeli kartu dan meningkatkan/enchance level kartu.

Mungkin itu saja gan, kalau ada yang menambahkan, silahkan. Nanti saya update :)
Read more

Nostalgia Game NES (Video Game) Favoritku

Siapa yang kenal Super Mario atau Mario Bros?
Berarti masa kecil kalian bahagia :D
Sekarang ini keberadaan video game sudah mulai jarang ditemui. Kedudukannya sudah digantikan oleh PlayStation(PS) dan game-game komputer. Tapi gak apalah, kalau tetap pakai video game kan bosan juga.
Tapi, untungnya komputer yang kita miliki bisa juga dimanfaatkan untuk menjalankan game NES. Sip, hitung-hitung nostalgia lah. hehehe :D
Gimana caranya?
Pakai emulator gan..
Ada banyak software emulator untuk game NES, salah satunya adalah VirtuaNES untuk Windows. Sedangkan di Linux kita bisa pakai FCEUltra (fceux).
Nah, linknya ini gan.

Berdasarkan ingatan masa kecil saya dulu, ada beberapa game yang saya rekomendasikan dan yang menurut saya paling seru :)
O, iya untuk download game nya, cari sendiri di http://www.freeroms.com. Soalnya lama kalo saya harus upload satu per satu :D


1. Contra Force




2. Mighty Final Fighter



3. Captain America and The Avengers



4. Teenage Mutant Ninja Turtles

Mungkin itu saja yang menurut saya paling seru. yang lain sudah mainstream :D
Read more